Monday, November 16, 2015

IJAB KABUL ILMU MENGAMBIL MINYAK BULU PERINDU DALAM DIRI

IJAB KABUL ILMU MENGAMBIL MINYAK BULU PERINDU DALAM DIRI

Assalamu alaikum
Bagi yang ada minat untuk mengamalkan mengambil minyak bulu perindu

dalam diri ini saya tulis panduannya di sini sebab ilmu harus ada ijab

kabul langsung mesti lewat suara atau jarak jauh bila jarak anda dekat

bolehlah mengambilnya dengan menyediakan pekaras atau panduduk

pengganti balampah sekali berdiri seperti tulisanku awal sama seperti

awal mula mendapatkan ilmu dari guru sebagai syarat boleh

diturunkannya ilmu ini. Bagi yang jarak jauh sediakan beras sebagai

media penyambung bathin dan media untuk memasukkan ilmu ini.
Bila dekat mesti berucap saya memohon ijin untuk ijazah ilmu mengambil

minyak bulu perindu dalam diri dengan pekaras atau penduduk sekali

berdiri pengganti balampah yang terdiri dari sebutkan contoh kelapa,

beras, pisau, dll agar bisa masuk dan menyatu ilmu tersebut dalam diri

saya.
Bila jauh juga mesti berucap saya memohon ijin untuk ijazah ilmu

mengambil minyak bulu perindu dalam diri dengan mahar .... pengganti

balampah agar bisa masuk dan menyatu ilmu tersebut dalam diri saya.
Dan mohon sms kan nama lengkap serta bin dan binti untuk prosesinya

tunggu kesepakatan dan sikon yang pas dan diterangkan secara rinci via

telepon.
Demikian untuk diketahui dan saya tuliskan lagi di sini tentang,

Bulu perindu yang lain yang minyaknya ada dalam diri setiap manusia.
Sesungguhnya di dalam diri itu ada sebuah anggota tubuh yang mana

tempat itu tidak pernah kering maka minyak itulah yang kita ambil dan

kita bisa pergunakan sebagai media pengasihan, pelarisan dll anggota

tubuh itulah yang diyakini dalam ilmu mistik di kalteng sini sebagai

minyak bulu perindu dalam diri yang tidak kalah dahsyat dengan bulu

perindu alam bahkan sebagian ada yang menyakini malah melebihi

khasiatnya daripada yang dari alam. Saya kira kembali ke pribadi mau

lebih menyakini yang mana asal jangan sampai melebihi yakin kita

kepada Allah yang mana itu semua adalah pesan tersirat kepada kita

bahwasanya Allah menunjukkan eksistensi Nya dan qudrat Nya kepada kita

lewat perantaraan media atau benda itu sehingga kita lebih yakin lagi

akan adanya Allah dan yakin seyakin-yakinnya bahwa Allah itu Maha Ada.
Cara memakainya bacalah basmallah dan syahadat ah aku mengambil minyak

.... dst...untuk pengasihan (untuk apa tergantung niat yang biasa

adalah untuk pengasihan) disertai dengan gerakan jari umumnya adalah

ibu jari dan jari manis lalu ambillah itulah yang disentuhkan ke

target atau media lain tentu saja dengan hakikat.
Ilmu mengambil minyak bulu perindu dalam diri ini bila berguru di

dunia nyata di Kalteng khususnya yang saya tahu tidaklah gampang dan

serta merta guru mau menurunkan, bila pun ada tidak langsung dan ada

pertimbangan juga biasanya memakai penduduk atau pangaras kata orang

sini sebagai ganti balampah atau lebih populer dikenal dengan mahar

sekali berdiri. Sekali berdiri dikenal di kalteng bagi pengkaji ilmu

sebagai pangaras selain untuk guru nantinya yang berisi kain, beras,

kelapa, dll dengan maksud syarat itu bila diibaratkan orang maka

lengkap untuk sekali berdiri dan berjalan sehingga ilmu itu pun

hakikatnya masuk, berdiri dan berjalan untuk pengamal. Contoh kelapa

adalah hakikat pengganti kepala, beras hakikatnya ilmu masuk seperti

makanan ke badan dll itu bisa kita lihat dalam bacaan oleh sang guru

ketika menerima syarat pangaras itu tadi dengan menyebutkan ....ilmu

yang masuk ini ke pengamal seperti tajamnya jarum.... misalnya paku

dengan hakikat ilmu itu masuk terpaku ke dalam badan si pengamal atau

murid ...dsb.
Sehingga ijab kabul guru dengan murid tercipta dan berharap panduduk

yang sekali berdiri itu begitu pula menjadinya ilmu itu tadi siap

untuk dipakai.
Ada minyak lain dalam diri selain minyak bulu perindu sesuai

kebutuhannya sebut saja ada minyak jaya sempurna, kain sundusin, petak

melai dll yang semua ada tujuh anggota umumnya guru-guru hanya

menurunkan kepada murid hanya sampai lima sebab dua biasanya

disembunyikan atau dirahasiakan.
Begitulah Allah membekali sang khalifah dengan beberapa keistimewaan

hanya saja memang kita kebanyakan tidak mengetahui bahkan tidak jarang

apatis dan tidak menyakini malah sebagian lagi menganggapnya salah,

syirik, bid'ah dll.
Demikian semoga bermanfaat. kurang lebihnya mohon dimaafkan. Wallahu

A'lam Makasi dan salam.

No comments: